Apakah Kontemplasi akan bermanfaat untukku?
Setiap manusia di muka bumi ini, pasti pernah mengalami pasang surut nya kehidupan. Tidak terkecuali saya. Ada kalanya setiap masalah yang sedang dihadapi atau pernah di hadapi, rasanya otak ingin membuncah dan melontarkan kata-kata ke siapa saja yang siap sedia mendengarkan (dalam arti “curhat”) Tapi tidak semua lawan bicara, bisa/betah mendengarkan bacotan kita yang memang kalau lagi stress atau semrawut pasti akan sulit dimengerti oleh orang lain. Jangankan oleh orang lain, mendengarkan ocehan diri sendiri saja terkadang buat kita pusing sendiri. Pada suatu siang hari dimana saya bersama dengan salah seorang kolega kantor, memutuskan untuk makan siang bersama. Sebut saja namanya Andi. Siang itu Andi terlihat sangat murung. Wajahnya tampak surut dan bicara nya sangat irit, walaupun Andi yang saya kenal memang selalu bicara irit sih, namun siang itu tidak seperti biasanya. Andi, dikenal sangat tertutup, tidak suka mengumbar cerita pekerjaannya apalagi cerita pribadi nya. Andi ad...